Pemuda Muhammadiyah Soroti Rusaknya Inclinator

Lubuklinggau, (Radar Silampari) – Terkait rusaknya inclinator atau kereta miring yang ada di Bukit Sulap Kota Lubuklinggau, kini terus menjadi sorotan publik. Inclinator yang seyogyanya mempu menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Lubuklinggau tersebut, nyatanya tak ada manfaat bahkan kondisinya benar-benar memprihatinkan.

Tercatat, usai pembangunan beberapa tahun lalu, inclinator nampak hanya menjadi mimpi bagi masyarakat Kota Lubuklinggau, untuk menikmati keindahan Kota Lubuklinggau dari atas Bukit Sulap.

Ketua Pemuda Muhammadiyah Kota Lubuklinggau, Andi Wiyanda berpendapat, mangkaraknya incilator tersebut, merupakan salah satu contoh kegagalan perencanaan pembangunan.

“Inclinator itu kini tidak berfungsi. Jangankan berharap dapat PAD dari situ. Ini bukti Pemerintah Kota Lubuklinggau tidak mengoptimalisasikan aset dengan baik, baik dari sisi merawat, menjaga, dan memeliharanya,” tutur Andi, Kamis (11/8/2022).

Andi juga menjelaskan, hasil optimalisasi pemanfaatan aset semestinya dilaksanakan, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan aset milik Pemerintah Kota Lubuklinggau dengan lebih nyaman dan merasa senang.

“Jika pemanfaatan tidak dijalankan secara optimal, maka masyarakat merasa tidak nyaman dan enggan untuk memanfaatkan aset tersebut, hingga akhirnya seperti ini kan, hanya jadi bangunan mangkrak. Yang terkenal bukan malah destinasi wisata yang layak dipromosikan, malah bangunan yang seperti salah perencanaan,” tegas Andi.

Bangunan kereta miring ini, bahkan sempat menjadi perhatian publik, usai GM PT. Linggau Bisa, Hansein mengungkapkan bahwa rusaknya inclinator disebabkan salah satunya serangan monyet liar yang berada di kawasan tersebut. (Pranata)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *