Musi Rawas

Oknum Perangkat Desa dan E-warong Diduga Gesek KKS Warga

MUSIRAWAS,(Radarsilampari.com) – Diduga oknum perangkat desa dan salah satu e-warong (Elektronik Warung Gotong Royong) di Kecamatan Muara Kelinggi, mengesek puluhan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT).

Informasi yang dihimpun Radarsilampari. Dugaan pengesekan KKS tersebut dilakukan oleh oknum perangkat desa dan e-warong sebelum dibagikan dengan warga.

Oknum perangkat desa Magan Jaya  itu ditugaskan untuk mengambil KKS Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di  ibu kota kecamatan Muara Kelinggi.

Setelah kartu diterima oleh oknum perangkat desa tersebut tidak langsung membagikan KKS dengan masyarakat namun telah di buka amplopnya dan kode rahasia (PIN) tela di buka.

“Orang rumah saya yang ngambil kartunya, namun saat menerima nya  amplop sudah di buka dan PIN kartu nya juga sudah di buka bahkan dituliskan lagi dengan pulpen,” ungkap salah seorang warga yang namanya minta di rahasiakan.

Terpisah salah satu agen bansos /e-warong dikecamatan Muara Kelingi yang diundang oleh pemerintah desa Magan Jaya untuk melakukan pengecekan saldo KKS milik waraga seluruh saldo KPM kosong.

“Warga penerima BPNT dikumpulkan oleh sekdes Magan Jaya di kantor desa untuk mengecek saldonya, namun saat di cek saldonya kosong,” kata dia.

Sementara itu Sekdes Magan Jaya Sepran Membenarkan jika salah salah satu perangkat Desa nya mengambil KKS BPNT yang penambahan di Ibu kota Kecamatan Muara Kelingi Beberapa waktu lalu.

“Yo nian perangkat yang ngambek e pertamo ke bank namun di arahkan oleh pihak bank ke kantor lurah same desa – desa yang lain pulek,” ungkap HI.

Saat ditanya terkait adanya dugaan KKS warga yang di gesek oleh oknum perangkat desa, pihak nya telah konfirmasi dan Banyak tetukar pin dengan Desa petran jaya.

“nah untuk memastikan e make e digesek dulu tu, namun sekarang sudah jelas dan sudah banyak warga yang ngambil barang pagi ini,” tutup dia.(MRJ)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *