Politik

Calon Perempuan Punya Kans Tersendiri Menangi Pilkada

Musi Rawas (RadarSilampari.com) – Isu politik di Musi Rawas terkait akan munculnya sejumlah perempuan-perempuan terbaik yang akan maju di Pilkada Musi Rawas 2020 mendatang, semisal Ratna Machmud, Hj Suwarti dan beberapa figur lain, nampaknya akan lebih mewarnai demokrasi di Musi Rawas.

Dekan Unmura, Fadhillah Harnawangsah, S.IP bahkan menilai perwakilan gender perempuan ini, akan menjadi kans tersendiri untuk memperoleh kemenangan, apabila dapat dikelola dengan baik dalam marketing politik yang tepat.

“Kemunculan perwakilan gender perempuan akan sangat memberikan warna yang cukup positif dalam demokrasi, khususnya di Pilkada Mura. Namun, hal itu akan menjadi bermanfaat apabila dapat dikelola dengan baik dalam marketing politik yang tepat. Hal ini, tentunya akan memberikan efek positif pada pemilih perempuan melalui pendekatan emosional dan humanistik, sehingga dapat menyentuh kepada simpati positif dari pemilih perempuan yang sangat besar,” ungkapnya saat dihubungi, Senin (16/12/2019).

“Oleh karena itu, peluang kandidat perempuan untuk maju pada posisi Mura 1 akan memberikan nilai tersendiri dalam mencapai kemenangan pada kontestasi Pilkada Mura 2020,” tambahnya.

Selain itu, banyaknya tokoh di Musi Rawas yang diwacanakan akan maju menantang petahana yang sudah lebih dulu menyatakan akan maju lagi di Pilkada, dianggap Fadhillah merupakan kemajuan demokrasi.

“Memang figur-figur tokoh daerah Mura banyak yang tampil untuk menjadi kandidat kepala daerah. Hal ini menunjukkan kompetisi Pilkada menjadi semakin demokratis dan tingginya partisipasi masyarakat dalam proses Pilkada tersebut,” kata dia.

Hal ini juga menurutnya, menunjukkan bahwa pilihan masyarakat terhadap calon kepala daerah semakin beragam dan diharapkan dapat memenuhi harapan masyarakat yang semakin tinggi, sehingga peta politik dukungan masyarakat dalam Pilkada akan semakin baik, seperti tingkat partisipasi pada Pemilu April 2019 beberapa waktu lalu.

“Dengan semakin tinggi indeks dari masing-masing indikator, dapat menunjukkan tingkat demokrasi di Mura juga semakin baik. Harapan kita, hal ini juga linier dengan penyelenggara Pemilu atau Pilkada baik KPU atau Bawaslu yang harus juga bekerja secara profesional dan mandiri serta berintegritas yang tinggi, sehingga demokratisasi politik daerah semakin baik dan tentunya dapat berimbas pada peningkatan pelayanan publik yang prima dan kesejahteraan masyarakat daerah semakin lebih baik lagi,” pungkasnya. (Pranata)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *