Advertorial

1.434 Orang Peserta Ikuti Tes Kejiwaan, Bupati Mura Beri Apresiasi Kepada ABPEDNAS

MUSIRAWAS,(RadarSilampari.Com) – Bupati Musi Rawas H.Hendra Gunawan membukak langsung pelaksanaan teskejiwaan bagi bakal calon Badan Permusyawarahan Desa (BPD) se-Kabupaten Musi Rawas,di halaman Kampus Universitas Musi Rawas (Unmura) di Kota Lubuklinggau, Senin (05/08/2019).

Pelaksanaan teskejiwaan bagi bakal calon Badan Permusyawarahan Desa (BPD) sekabuten Musi Rawas  dikuti 1.434 orang peserta, kegitan tersebut di pasilitasi oleh Asosiasi Badan Permusyawarahan Desa Nasional (ABPEDNAS)  dan Universitas Musi Rawas.

Bupati Musi Rawas H.Hendra Gunawan foto bersama ABPEDNAS dan peserta teskejiwaan bakal calon BPD se-Kabupaten Musi Rawas (05/08/2019).

Dalam sambutannya, Bupati memberikan apresiasi kepada jajaran pengurus ABPEDNAS yang telah memfasilitasi bagi calon anggota BPD untuk mengikuti tes kejiwaan dengan mendatangkan petugas dari Rumah Sakit Jiwa Ernaldy Bahar Palembang Provinsi Sumatera Selatan.

Bupati juga mengajak seluruh calon anggota BPD untuk lebih mengutamakan niat untuk membangun karena  inilah yang dibutuhkan daerah. Sehingga kedepan mulai dari desa, kecamatan, kabupaten, provinsi dan negera ini menjadi lebih baik lagi.

“Ini yang kita bangun, bagaimana membangkitkan semangat masyarakat. Dengan inovasi dan kreativitas yang dibutuhkan untuk membangun daerah ini. Ini awal yang baik untuk ikut tes, sehingga kita menjaga diri kita sendiri. Namun tidak menutup kemungkinan, setelah ini akan timbul hal yang kurang baik,” ungkap Bupati.

ABPEDNAS Foto bersama Bupati Musi Rawas H.Hendra Gunawan dan Dosen UNMURA.

Sementara itu, Ketua Pelaksana, Junaidi sekaligus  ketua Asosiasi Badan Permusyawarahan Desa Nasional (ABPEDNAS) mengatakan, untuk pesrta tes kejiwaan gelombang pertama diikuti sebanyak 1.434 orang bakal calon BPD se-Mura yang akan dilaksanaknan tiga hari. Untuk peserta pertama sebanyak 600 orang, kemudian kedua 600 orang dan sisanya ditahap ketiga.

“Melihat antusias dari calon BPD yang begitu tinggi. Dan kegiatan ini  juga berkat dukungan masyarakat,  pemerintah, sehingga tes kejiwaan ini dapat dilaksanakan di Kabupaten Mura,” Tutup dia.(Adv – MRJ)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *